Pedoman Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2023

PKM secara umum bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya mahasiswa yang berorientasi ke masa depan dan ditempa dengan transformasi Pendidikan Tinggi sehingga menjadi lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, berdaya saing dengan karakter Pancasila, serta memandu mahasiswa menjadi pribadi yang:

  1. Tahu dan taat aturan;
  2. Kreatif dan inovatif;
  3. Objektif dan kooperatif dalam membangun keragaman intelektual.

Bidang kegiatan PKM ini melatih mahasiswa agar mampu menghadirkan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah, masyarakat, atau dunia kerja/industri, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara melangkah ke arah yang lebih baik. Pengusulan proposal PKM dapat mengikuti pedoman berikut:

Pedoman PKM

  1. Pedoman Umum PKM 2023
  2. Pedoman PMK-K 2023
  3. Pedoman PMK-KC 2023
  4. Pedoman PMK-KI 2023
  5. Pedoman PMK-PI 2023
  6. Pedoman PMK-PM 2023
  7. Pedoman PMK-RE 2023
  8. Pedoman PMK-RSH 2023
  9. Pedoman PMK-VGK 2023
  10. Pedoman PMK-GFT 2023
  11. Pedoman PMK-AI 2023

Kriteria PKM

Training Additional AMTO

Manfaatkan kesempatan mendapatkan sertifikat untuk masuk ke industri MRO di dunia penerbangan dengan mengikuti training additional AMTO 147D-17. Training ini terbuka untuk umum maupun taruna STTKD. Berikut list training yang bisa anda pilih sesuai kebutuhan.

* Ada diskon menarik bagi taruna prodi D3 Aeronautika STTKD

 

INFO LEBIH LANJUT

STTKD Training Center: https://sttkd-tc.com/ atau CP Prodi AE: 0877 3870 5626

 

 

Kemajuan Teknologi AI di Bidang Aeronautika dan Peran Mahasiswa dalam Memanfaatkannya

 

Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI)

Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) tidak hanya mempengaruhi dunia bisnis dan industri, tetapi juga di bidang aeronautika. Dalam industri penerbangan, teknologi AI dapat digunakan untuk memantau, menganalisis, dan meningkatkan efisiensi operasi pesawat. Mahasiswa di bidang aeronautika dapat memanfaatkan kemajuan teknologi AI untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang dan mengembangkan teknologi penerbangan. Misalnya, mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi AI untuk memodelkan dan menguji komponen pesawat secara virtual, sehingga dapat mempercepat proses desain dan mengurangi biaya produksi.

Teknologi AI pada pesawat saat ini terus dikembangkan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi penerbangan. Contohnya adalah sistem pendaratan otomatis yang menggunakan teknologi AI untuk mendeteksi cuaca buruk dan menerapkan pendaratan yang lebih halus dan aman. Selain itu, teknologi AI juga dapat digunakan untuk memantau kondisi pesawat secara real-time dan mencegah kerusakan pada mesin.

Artificial Intelligence (AI) telah digunakan dalam pemeliharaan pesawat selama beberapa tahun terakhir. Salah satu contoh penggunaannya adalah dengan memanfaatkan data sensor pesawat dan menganalisisnya dengan menggunakan teknik-teknik machine learning untuk memprediksi kegagalan komponen sebelum terjadi. Teknik ini dikenal sebagai “predictive maintenance” atau pemeliharaan prediktif. Dengan menggunakan AI untuk menganalisis data dari sensor pesawat, perusahaan penerbangan dapat memperkirakan kapan suatu komponen akan mengalami kegagalan dan melakukan tindakan pencegahan sebelum kegagalan terjadi. Selain itu, AI juga dapat digunakan untuk menganalisis data dari penerbangan sebelumnya dan melakukan prediksi terhadap potensi kerusakan pada pesawat di masa depan. Hal ini dapat membantu perusahaan penerbangan dalam perencanaan pemeliharaan dan mengurangi waktu downtime pesawat. Beberapa contoh perusahaan yang menggunakan AI dalam pemeliharaan pesawat adalah General Electric, Rolls-Royce, dan Boeing.

Peran Mahasiswa dalam Memanfaatkan AI

Mahasiswa bidang aeronautika perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan teknologi AI yang terus berkembang dalam industri penerbangan. Mereka perlu mempelajari teknologi AI dan aplikasinya di bidang aeronautika, sehingga dapat mengembangkan kemampuan dan keahlian yang relevan dengan permintaan pasar. Tidak perlu takut bahwa teknologi AI akan menggantikan peran manusia di industri penerbangan. Teknologi AI adalah alat yang dapat membantu manusia meningkatkan efisiensi dan keamanan penerbangan. Namun, ini juga menekankan bahwa mahasiswa di bidang aeronautika perlu memiliki pengetahuan dan keahlian yang relevan untuk memanfaatkan teknologi AI secara optimal.

Mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk kemajuan masyarakat dan bangsa. Berikut adalah beberapa peran penting mahasiswa dalam memanfaatkan AI:

  1. Mempelajari dan Mengembangkan AI: Mahasiswa dapat belajar dan mengembangkan teknologi AI melalui program studi atau kursus yang tersedia. Selain itu, mereka juga dapat membentuk kelompok studi atau tim riset untuk mengembangkan AI yang bermanfaat bagi masyarakat.
  2. Menerapkan AI dalam Bidang Studi: Mahasiswa dapat menerapkan AI dalam bidang studi mereka, seperti di bidang kesehatan, keuangan, dan teknologi. Dengan menerapkan AI pada bidang studi mereka, mahasiswa dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pekerjaan mereka.
  3. Menggunakan AI untuk Meningkatkan Efisiensi: Mahasiswa dapat menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi di lingkungan kampus dan masyarakat sekitarnya. Contohnya, mahasiswa dapat menggunakan AI untuk mengelola data, mengoptimalkan proses, atau memperbaiki sistem yang sudah ada.
  4. Menggunakan AI untuk Mengatasi Masalah Sosial: Mahasiswa dapat menggunakan AI untuk mengatasi masalah sosial seperti kemiskinan, lingkungan, dan pendidikan. Dengan menggunakan teknologi AI, mereka dapat menghasilkan solusi yang lebih efektif dan efisien dalam mengatasi masalah tersebut.
  5. Mengedukasi Masyarakat tentang AI: Mahasiswa dapat membantu mengedukasi masyarakat tentang teknologi AI dan manfaatnya. Dengan cara ini, masyarakat akan lebih terbuka dan siap menghadapi perubahan yang dibawa oleh teknologi AI.

Dengan peran yang krusial tersebut, mahasiswa dapat memberikan kontribusi besar untuk kemajuan teknologi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, para mahasiswa perlu memanfaatkan peluang yang ada dan mengembangkan potensi mereka dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kebaikan bersama.

Bagaimana Menjadi Mekanik atau Teknisi Pesawat Terbang

(Sumber: https://www.dc-aviation.com)

Pesawat adalah suatu alat penerbangan yang digunakan untuk melakukan penerbangan melalui udara. Pesawat terdiri dari sejumlah bagian yang bekerja sama untuk membuat pesawat terbang, seperti sayap, mesin, dan kokpit. Ada beberapa jenis pesawat, termasuk pesawat pribadi, pesawat bisnis, pesawat angkut, pesawat tempur, dan pesawat angkutan luar angkasa. Setiap jenis pesawat memiliki desain dan fitur yang unik yang sesuai dengan tujuannya. Pesawat dipakai untuk berbagai keperluan, seperti penerbangan komersial, penerbangan militer, penerbangan ilmiah, dan penerbangan rekreasi.

Pesawat memegang peran yang sangat penting dalam dunia kedirgantaraan. Beberapa perannya antara lain:

  1. Transportasi: Pesawat memungkinkan orang dan barang untuk diterbangkan dengan cepat dan efisien ke berbagai lokasi. Ini mempermudah mobilitas dan mempercepat perdagangan antar negara.
  2. Militer: Pesawat memainkan peran penting dalam operasi militer, termasuk pengawasan dan pengintaian, pengiriman pasukan dan barang, dan serangan udara.
  3. Ekonomi: Industri penerbangan memainkan peran besar dalam perekonomian global, dengan ribuan perusahaan dan jutaan pekerja yang terlibat dalam produksi, operasi, dan pemeliharaan pesawat.
  4. Ilmu Pengetahuan: Pesawat digunakan dalam berbagai misi ilmiah, termasuk pengamatan Bumi, pengiriman satelit, dan eksplorasi luar angkasa.
  5. Hiburan: Beberapa jenis pesawat, seperti pesawat acrobatic, digunakan dalam pertunjukan udara dan sebagai hiburan bagi penonton.

Secara keseluruhan, pesawat memegang peran yang sangat penting dalam mempermudah komunikasi, transportasi, dan operasi militer, serta membantu memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hubungan dunia kedirgantaran dan aeronautika

Dunia kedirgantaran dan aeronautika memiliki hubungan yang erat dan saling melengkapi. Kedirgantaran adalah cabang ilmu yang mempelajari segala hal terkait dengan penerbangan, termasuk desain, pembuatan, dan penerapan teknologi pesawat. Aeronautika, di sisi lain, adalah cabang ilmu yang mempelajari ilmu terkait dengan operasi dan penerbangan pesawat.
Kedua bidang ini sangat berhubungan dan saling melengkapi satu sama lain. Misalnya, desain pesawat yang efisien memerlukan pengetahuan tentang aerodinamika, sementara penerbangan yang aman memerlukan komponen-komponen teknologi yang dikembangkan melalui ilmu kedirgantaran. Oleh karena itu, dunia kedirgantaran dan aeronautika bekerja sama untuk memastikan penerbangan yang aman dan efisien.

Untuk menjadi seorang mekanik pesawat (teknisi pesawat), ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan dan lakukan:

  1. Pendidikan: Persiapkan diri dengan mengambil pendidikan yang relevan, seperti program pendidikan teknik penerbangan di sekolah penerbangan. Contohnya mengambil studi D3 Aeronautika di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta.
  2. Praktik: Dapatkan pengalaman praktik melalui magang atau kerja sampingan di sebuah bengkel pesawat atau perusahaan penerbangan.
  3. Sertifikasi: Persiapkan diri untuk memenuhi syarat sertifikasi mekanik pesawat yang ditetapkan oleh badan pengawas industri penerbangan. Contohnya Basic Certificate A1 dan A4 di STTKD Training Center.
  4. Kemampuan teknis: Pastikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang diperlukan untuk melakukan tugas sebagai mekanik pesawat, seperti memahami sistem pesawat, komponen mesin, dan peralatan lainnya.
  5. Kerja keras: Kerja sebagai mekanik pesawat membutuhkan dedikasi dan kerja keras, dan membutuhkan Anda untuk berkonsentrasi dan fokus selama bekerja.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, Anda akan memiliki peluang yang lebih baik untuk menjadi seorang mekanik pesawat (teknisi pesawat) yang sukses.

Manfaat lisensi A1 dan A4 untuk mekanik pesawat (teknisi pesawat)

Lisensi A1 adalah lisensi mekanik pesawat dari Organisasi Aviasi Sipil Internasional (ICAO) dan Federal Aviation Administration (FAA). Lisensi ini memberikan izin kepada mekanik untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan pada pesawat udara registrasi domestik dan pesawat udara registrasi luar negeri yang terdaftar di bawah kendali FAA. Untuk memperoleh lisensi A1, mekanik harus memenuhi persyaratan pendidikan dan pelatihan, serta menyelesaikan ujian teori dan praktik. Lisensi A1 merupakan tingkatan tertinggi dari tiga lisensi mekanik pesawat yang diterbitkan oleh FAA.

Lisensi A4 adalah lisensi mekanik pesawat dari Federal Aviation Administration (FAA) di Amerika Serikat. Ini adalah lisensi tingkat lebih rendah dari lisensi A&P (A1), dan memberikan izin kepada mekanik untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan pada sistem instrumen dan avionik pada pesawat udara registrasi domestik dan pesawat udara registrasi luar negeri yang terdaftar di bawah kendali FAA. Untuk memperoleh lisensi A4, mekanik harus memenuhi persyaratan pendidikan dan pelatihan, serta menyelesaikan ujian teori dan praktik. Lisensi A4 memberikan fleksibilitas kepada mekanik untuk melakukan tugas yang lebih spesifik dalam bidang instrumen dan avionik, serta membantu mereka untuk memfokuskan keterampilan mereka dalam bidang tertentu.

Berkarir melalui jalur Diploma 3 (D3)

Lama studi Diploma 3 (D3) biasanya berkisar antara 2-3 tahun. Ini tergantung pada program studi dan institusi pendidikan yang dipilih. D3 adalah program pendidikan setingkat lebih rendah dari sarjana (S1), dan biasanya memberikan fokus yang lebih spesifik pada bidang tertentu.

Setelah lulus dari program D3, lulusan dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, seperti S1, atau memulai karir profesional dalam bidang yang dipelajari. Namun, beberapa industri dan posisi kerja membutuhkan pendidikan yang lebih tinggi, seperti S1, dan mempertimbangkan lulusan D3 sebagai kandidat yang memenuhi syarat. Oleh karena itu, sangat penting bagi lulusan D3 untuk memahami persyaratan posisi kerja yang mereka minati sebelum memulai karir.

  1. Waktu Studi: D3 membutuhkan waktu studi yang lebih singkat dibandingkan S1, sekitar 2-3 tahun. Ini membuat lulusan D3 dapat memasuki dunia kerja lebih cepat dan memulai karir profesional mereka.
  2. Biaya: Studi D3 juga lebih murah dibandingkan S1, karena membutuhkan waktu yang lebih singkat dan fokus yang lebih spesifik pada bidang tertentu.
  3. Fokus Pembelajaran: D3 memiliki fokus pembelajaran yang lebih spesifik dan praktis dibandingkan S1, membantu lulusan memiliki keterampilan yang lebih cepat dan relevan dalam dunia kerja.
  4. Akses Karir: Tergantung pada bidang yang dipilih, beberapa posisi kerja membutuhkan pendidikan yang lebih rendah, seperti D3, dan mempertimbangkan lulusan D3 sebagai kandidat yang memenuhi syarat.

Secara umum, D3 dan S1 memiliki keunggulan masing-masing dan membantu lulusan memiliki pendidikan dan keterampilan yang berbeda-beda untuk memenuhi persyaratan posisi kerja yang berbeda. Pilihan terbaik antara D3 dan S1 tergantung pada banyak faktor, termasuk minat, karir, dan tujuan pendidikan dan profesional.

Sosialisasi PKM 2023 Prodi D3 Aeronautika STTKD

PKM adalah Program Kreativitas Mahasiswa, program yang memberikan dukungan finansial dan non-finansial bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui proyek-proyek penelitian, pengembangan teknologi, atau karya inovatif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa serta mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dan berdaya saing tinggi.


Bidang PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) adalah berbagai proyek penelitian, pengembangan teknologi, atau karya inovatif yang dikembangkan oleh mahasiswa dengan dukungan finansial dan non-finansial dari pemerintah Indonesia. Beberapa bidang yang dapat ditempuh dalam PKM antara lain:

  1. Penelitian: meliputi berbagai proyek penelitian yang berkaitan dengan bidang keilmuan, teknologi, sosial, ekonomi, atau bidang lain yang membutuhkan riset.
  2. Pengembangan teknologi: meliputi proyek-proyek yang berkaitan dengan pengembangan dan penerapan teknologi baru dalam berbagai bidang, seperti teknologi informasi, teknologi medis, teknologi pertanian, dan lain-lain.
  3. Karya inovatif: meliputi karya-karya yang berkaitan dengan inovasi dan kreativitas, seperti produk baru, jasa baru, atau karya seni yang bisa memberikan solusi atau memecahkan masalah dalam masyarakat.

Rentang proyek PKM bisa sangat beragam dan tidak terbatas pada beberapa bidang, karena setiap proyek dapat dikembangkan sesuai dengan minat dan kemampuan dari mahasiswa. Untuk meningkatkan partisipasi aktif Taruna/i dari STTKD dalam PKM pada tahun 2023, akan diberikan insentif untuk Taruna/i, Dosen Pendamping, dan Program Studi yang berpartisipasi sesuai dengan Surat Keputusan dari Ketua STTKD dengan nomor Skep/55/XI/2017/STTKD.

Taruna/i dan Dosen untuk dapat berpartisipasi aktif dengan mengirimkan proposal PKM, dimana dikelompokkan menjadi 2 (dua):
1. PKM Pendanaan, terdiri dari 8 bidang, yaitu PKM-RE, PKM-RSH, PKM-K, PKM-PM, PKMPI, PKM-KC, PKM-KI, dan PKM-VGK.
2. PKM Insentif, terdiri dari 2 bidang PKM, yaitu PKM-GFT dan PKM AI.

Mahasiswa yang mengikuti PKM dapat mempublikasikan hasil PKM mereka dalam jurnal kampus TEKNIKA STTKD. Informasi mengenai PKM dapat diperoleh melalui akses di  SIMBELMAWA.

Pemberitahuan Seminar PKL

Informasi PKL
Dalam rangka meningkatkan transfer knowledge dari peserta PKL taruna tingkat 3 kepada taruna tingkat 2. Mulai semester ini syarat agar nilai PKL dapat diterbitkan adalah taruna yang sudah melaksanakan PKL wajib mengumpulkan laporan PKL dan juga melaksanakan seminar PKL.
Seminar PKL dapat diselenggarakan oleh taruna tingkat 3 dengan berkoordinasi dengan dosen pembimbing untuk menentukan waktu pelaksanaannya. Waktu pelaksanaan yang sudah ditentukan dapat disampaikan ke prodi dan taruna tingkat 2 (peserta seminar).
Persyaratan mengikuti seminar PKL menjadi syarat wajib bagi taruna tingkat 2 yang nanti akan mengambil PKL di tingkat 3 untuk dilampirkan dalam formulir pendaftaran PKL.

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada Pemberitahuan Peserta / Pembicara PKL.

Kelengkapan seminar dapat dilihat pada beranda Website ini.

Rekaman Video Sosialisasi Penilaian Akhir PKL dan Pendaftaran TA 2022-2023

 

Video dapat dilihat pada tautan di bawah ini :

https://drive.google.com/file/d/1-24GWXeIeqD-SHtQrU75rh_FJ_MDZZnB/view?usp=sharing

File presentasi dapat dilihat pada tautan di bawah ini :

https://docs.google.com/presentation/d/1Nl4JPAvpwfHY59B9oNFSmYHihA25koUd/edit?usp=sharing&ouid=117559804022237854905&rtpof=true&sd=true 

 

Terima kasih

Salam hangat

Prodi Aeronautika

Pengumuman Herregistrasi Semester Genal 2022-2023

Diumumkan kepada taruna Program Diploma 3 Aeronautika, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraa (STTKD) bahwa pendaftaran ulang dan pembayaran biaya perkuliahan semester genap tahun akademik 2022/2023 sebagai berikut:

  • Pembayaran Angsuran I : 23 Januari – 17 Februari 2023
  • Pembayaran Angsuran II : 24 April – 5 Mei 2023
  • Pengisian KRS : 20 Februari – 4 Maret 2023
  • Revisi KRS : 6-10 Maret 2023

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada Pengumuman No: Peng/001/I/2023/STTKD.